Lamongan – Fakultas Agama Islam Universitas Islam Lamongan (UNISLA) kembali mencatatkan prestasi akademik melalui keberhasilan dosennya dalam meraih pendanaan Riset dan Pengembangan tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Dua dosen FAI UNISLA yang berhasil memperoleh hibah tersebut adalah Ummu Khoiriyah dan Nicky Estu Putu Muhtar.
Dalam program kompetitif nasional ini, Ummu Khoiriyah mengangkat penelitian berjudul “Formulasi Pembelajaran Generative Read, Explore, Application (G-REA) Berbasis Artificial Intelligence untuk Penguatan Sustainability Literacy Siswa Sekolah Dasar”. Penelitian ini berfokus pada integrasi kecerdasan buatan dalam pembelajaran untuk meningkatkan literasi keberlanjutan sejak pendidikan dasar.

Sementara itu, Nicky Estu Putu Muhtar mengusung penelitian bertajuk “Representasi Nilai-Nilai Moral pada Film Jumbo Perspektif Pendidikan Agama Islam”, yang menyoroti analisis nilai moral dalam media populer sebagai pendekatan pembelajaran kontekstual dalam pendidikan Islam.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa bidang pendidikan Islam memiliki daya saing kuat dalam skema riset nasional, terutama dalam merespons isu-isu kontemporer seperti teknologi pendidikan dan literasi nilai.
Dekan Fakultas Agama Islam, Hepi Ikmal, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi penguatan budaya riset di lingkungan fakultas.
“Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi indikator bahwa dosen FAI mampu berkontribusi dalam pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain dosen FAI, beberapa dosen dari fakultas lain di UNISLA juga turut meraih hibah serupa, yang semakin memperkuat posisi universitas sebagai kampus yang aktif dalam pengembangan riset multidisipliner.